Rabu, 12 Oktober 2011

Gara-Gara Sapi

Seorang petani Pemerah Susu sedang duduk terpekur di teras rumahnya ketika
tetangganya lewat dan bertanya apa yang membuatnya kelihatan suntuk.
"Aku baru mengalami sesuatu yang sulit untuk dijelaskan," kata si
petani.
"Cobalah untuk menceritakannya dari awal, barangkali aku bisa membantu,"
... kata tetangganya.
"Tadi aku kan lagi memerah susu sapiku. Nggak seperti biasanya, kali ini
dia agak rewel. Begitu ember hambir penuh, tiba-tiba saja kaki kiri
sapiku menendangnya dan tumpah. Jadi aku ikat kakinya ke tiang."
"Lalu," tanya tetangganya.
"Aku mulai lagi memerah, tapi kemudian ditendang lagi pakai kaki kanan.
Aku ikat kaki kanan sapiku ke tiang satunya. Eee.. begitu aku mulai
memerah lagi ekornya mengibas-kibas ke kepalaku. Karena sudah nggak ada
tali lagi, aku buka sabuk celanaku untuk mengikat ekor sapiku."
"Lalu?," tanya si tetangga.
"Begitu sabuk aku lepas, celanaku melorot. Dan saat itulah istriku masuk
ke kandang."